Pengertian Point of Sales (POS)
POS (Point of
Sales) adalah metode menggabungkan perangkat keras (Hardware) dengan perangkat lunak (software) yang membentuk suatu system untuk memudahkan dalam hal
bertransaksi dengan pelanggan, pada umumnya
POS digunakan pada suatu perusahaan perkantoran, supermarket / mini
market, restoran, hotel, cafe, retail, atau usaha lainnya.
Pos terdiri dari :
a. Program
/ Software
Program POS
(Software) merupakan komponen utama dari system POS yang pada akhirnya
menentukan jalannya proses. Dalam menentukan software yang tepat, sangat
bergantung pada fitur yang dibutuhkan dan jenis lingkungan tempat bekerja.
Untuk menentukan Software POS yang cocok untuk bisnis
anda, ada baiknya tentukan fitur-fitur yang penting dan cara berbisnis seperti
apa yang akan dilakukan. Semua software POS akan menangani transaksi dasar,
selain itu masih ada fitur tambahan lainnya yang tersedia.
b.
Hardware
Ø
Cash
Register (ECR)
Cash register adalah mesin untuk menghitung dan
mencatat transaksi penjualan yang terintegrasi dengan cash drawer untuk
menyimpan uang. Cash register juga mengeluarkan hasil cetak dari struk
penjualan untuk pelanggan.
Kelemahan ECR :
v
Laporan penjualan terbatas
v
ECR yang memakai scanner barcode harganya mahal
v
Printer & customer display jadi 1
v
Otoritas memakai kunci jadi berbahaya karena
kunci bisa di duplikat
v
Data PLU (price look up) terbatas – maksimal 500
– 1000 record
v
Terjadi antrian panjang
Ø
Point of
Sales (POS)
Semua POS
membutuhkan peralatan / hardware untuk menjalankan fungsinya, misalnya untuk
membantu proses pembayaran, mencetak tanda terima customer, dan lain-lain.
Hardware yang terdapat di dalam POS adalah :
·
Monitor
all in one Touch Screen / Non Touch Screen
·
MSR
(Magnetic Stripe Reader)
Alat ini digunakan untuk pembayaran yang menggunakan
kartu kredit atau debit, dan digunakan untuk membaca kartu tersebut. MSR saat
ini pada umumnya sudah menggunakan 3 track. Yang dimaksud dengan 3 track adalah
MSR menarik 3 data, yaitu Nama, Nomor Kartu, dan masa Expired kartu. MSR ada
yang 1 track dan 2 track juga (jaman dulu).
·
Customer
Display / 2nd Display
Customer display / pole display adalah layar kecil
yang menampilkan harga dan nama barang yang terdapat di belakang monitor POS
untuk dilihat oleh customer. Customer display terdiri dari 2 baris @20 karakter,
hanya menampilkan nama barang dan harga.
2nd Display adalah monitor kedua yang berukuran lebih kecil atau sama dengan layar
utama , bisa menampilkan gambar / video.
·
Printer
Dot Matrix / Printer Thermal
Printer yang dimaksud di sini adalah printer yang
digunakan untuk mencetak struk. Printer dot matrix adalah printer yang menggunakan
ribbon. Printer ini bisa struk rangkap 2, 3, ataupun rangkap 4. Lebar struk
76mm, dan sulit dihapus.
·
Cash
Drawer
Cash Drawer ada 2 jenis yaitu cash drawer slide &
flip top. Cash drawer slide terdiri dari 5 slot bills (uang kertas) dan 8 slot coins
(uang logam). Cash drawer flip top terdiri dari 6 slot bills dan 8 slot coins.
Cash drawer dihubungkan ke printer, sehingga pada saat
print struk, cash drawer juga otomatis akan terbuka. Tidak semua jenis cash drawer
support dengan semua jenis printer. Tetapi apabila di dalam cash drawer
terdapat micro switch, maka cash drawer tersebut support di semua
jenis printer.
Micro Switch digunakan
untuk status drawer. Apabila cash drawer ditutup, switch tertutup. Saat
terbuka, switch terbuka. Software luar pada umumnya mengharuskan cash drawer
tertutup baru bisa transaksi. Apabila software tersebut dipakai di cash drawer
tanpa micro switch, maka software tidak bisa mendeteksi cash drawer terbuka/tertutup,
yang menyebabkan transaksi tidak dapat berjalan.
·
Operating
System
OS yang umumnya digunakan di POS adalah POS Ready,
karena tidak memakan RAM besar (<500MB) karena hanya memiliki aplikasi yang
dibutuhkan untuk kebutuhan POS (tidak ada game, media player, dll).


